ILEGAL LOGING ( PENEBANGAN LIAR )
A. Pengertian Ilegal Loging ( Penebangan liar )
Penebangan liar adalah panen, transportasi, pembelian atau penjualan kayu yang melanggar hukum. Prosedur pemanenan sendiri mungkin ilegal, termasuk menggunakan sarana korup untuk mendapatkan akses ke hutan; ekstraksi tanpa izin atau dari kawasan lindung, pemotongan spesies dilindungi, atau ekstraksi kayu yang melebihi batas yang disepakati. ilegalitas juga mungkin terjadi selama pengangkutan, seperti pengolahan ilegal dan ekspor; pernyataan palsu kepada kebiasaan, dan menghindari pajak dan biaya lainnya.
B. Contoh Ilegal Loging (Penebangan liar)
Contoh dari penebangan liar adalah :
* Volume panen Pengurangan pelaporan dan hutang pajak
* Mengabaikan panduan pemotongan selektif
* Pemanenan di luar batas-batas konsesi
* Pemalsuan dokumen transportasi kayu
* Menerima dokumen transportasi kayu palsu
Kayu juga dapat dianggap ilegal jika tanaman tersebut tidak dikelola dengan baik. Ini termasuk:
* Hutan alam jelas-potong, kemudian gagal untuk menanam kembali
* Tidak penanaman pada tingkat yang diperlukan untuk mempertahankan produksi jangka panjang
* Penanaman kembali dengan spesies berkualitas rendah
* Penanaman kembali pada kepadatan rendah
Penebangan liar tersebar luas di seluruh negara penghasil kayu tropis utama. Di Indonesia lebih dari 70 persen dari produksi kayu berasal dari sumber yang ilegal, yang setara dengan 50 juta meter kubik kayu setiap tahun.
http://www.abc.net.au/4corners/content/2002/timber_mafia/resources/resources_illegal_logging.htm
Rabu, 23 Februari 2011
global warming
GLOBAL WARMING ( PEMANASAN GLOBAL )
A. Global Warming ( Pemanasan Global )
Pemanasan global adalah ketika bumi memanas (temperatur naik). Hal ini terjadi ketika gas-gas rumah kaca (karbon dioksida, uap air, nitrogen oksida, dan metana) memerangkap panas dan cahaya dari matahari di atmosfer bumi, yang meningkatkan suhu. Ini sakit banyak orang, hewan, dan tanaman. Banyak tidak dapat mengambil mengubah, sehingga mereka mati.
B. Apa yang menyebabkan pemanasan global?
Banyak hal yang menyebabkan pemanasan global. Satu hal yang menyebabkan pemanasan global adalah polusi listrik. Listrik menyebabkan pencemaran dalam banyak hal, beberapa lebih buruk daripada yang lain. Dalam kebanyakan kasus, bahan bakar fosil dibakar untuk menciptakan listrik. Bahan bakar fosil terbuat dari tanaman mati dan binatang. Beberapa contoh bahan bakar fosil adalah minyak dan minyak bumi. Banyak polutan (bahan kimia yang mencemari udara, air, dan tanah) akan dikirim ke udara ketika bahan bakar fosil dibakar. Beberapa bahan kimia ini disebut gas rumah kaca.
Kami menggunakan sumber-sumber energi lebih dari sumber-sumber yang mengeluarkan polusi. Minyak, salah satu sumber energi, digunakan banyak. Hal ini digunakan untuk transportasi, membuat listrik, dan membuat banyak hal lainnya. Meskipun sumber energi mengeluarkan banyak polusi, itu digunakan untuk 38% dari energi Amerika Serikat.
C. Apa itu pemanasan global lakukan untuk lingkungan?
Pemanasan global mempengaruhi banyak bagian dunia. Pemanasan global membuat kenaikan laut, dan ketika laut naik, air mencakup banyak pulau dataran rendah. Ini adalah masalah besar bagi banyak tanaman, hewan, dan orang-orang di pulau-pulau.
Air mencakup tanaman dan menyebabkan beberapa dari mereka untuk mati. Ketika mereka mati, hewan-hewan kehilangan sumber makanan, bersama dengan habitat mereka. Meskipun binatang memiliki kemampuan yang lebih baik untuk beradaptasi dengan apa yang terjadi dibandingkan tanaman lakukan, mereka bisa mati juga.
Ketika tumbuhan dan hewan mati, orang kehilangan dua sumber makanan, makanan tanaman dan makanan hewan. Mereka juga akan kehilangan rumah mereka. Sebagai hasilnya, mereka juga harus meninggalkan daerah itu atau mati. Hal ini akan disebut istirahat dalam rantai makanan, atau reaksi berantai, satu hal terjadi yang mengarah ke lain dan seterusnya.
Lautan dipengaruhi oleh pemanasan global dengan cara lain, juga. Banyak hal yang terjadi pada laut terkait dengan pemanasan global. Satu hal yang terjadi adalah air hangat, yang disebabkan dari pemanasan global, adalah merugikan dan membunuh ganggang di lautan.
D. Apa efek rumah kaca?
Efek rumah kaca adalah ketika suhu naik karena panas matahari dan cahaya yang terperangkap di atmosfer bumi. Hal ini seperti ketika panas yang terperangkap di dalam mobil. Pada hari yang sangat panas, mobil akan lebih panas ketika keluar di tempat parkir. Hal ini karena panas dan cahaya dari matahari dapat masuk ke dalam mobil, dengan pergi melalui jendela, tetapi tidak bisa kembali keluar. Ini adalah apa efek rumah kaca tidak ke bumi. Panas dan cahaya bisa mendapatkan melalui atmosfer, tetapi tidak bisa keluar. Akibatnya, suhu naik.
Panas AOS bisa masuk ke dalam mobil melalui jendela tetapi kemudian terperangkap. Hal ini membuat apa yang pernah tempat mungkin, sebuah rumah kaca, mobil, bangunan, atau bumi, AOS suasana, lebih panas. Diagram ini menunjukkan panas masuk ke sebuah mobil sebagai cahaya tampak (cahaya yang Anda bisa lihat) dan cahaya inframerah (panas). Setelah cahaya berada di dalam mobil, itu adalah terjebak dan panas membangun, seperti itu tidak di bumi, AOS atmosfer.
Kadang-kadang suhu dapat mengubah cara yang membantu kita. Efek rumah kaca membuat bumi yang tepat bagi orang untuk hidup. Tanpa itu, bumi akan beku, atau di sisi lain akan terbakar panas. Ini akan menjadi dingin pada malam hari karena matahari akan mengalami penurunan. Kita tidak akan mendapatkan sinar matahari, panas AOS dan cahaya untuk membuat malam agak hangat. Pada siang hari, terutama selama musim panas, itu akan terbakar karena matahari akan dengan tidak ada suasana untuk menyaring itu, sehingga orang-orang, tumbuhan, dan hewan akan terkena semua cahaya dan panas.
Meskipun efek rumah kaca membuat bumi dapat memiliki orang yang hidup di atasnya, jika ada akan menjadi gas terlalu banyak, bumi bisa mendapatkan hewan luar biasa hangat, dan banyak tanaman,, dan orang-orang akan mati. Mereka akan mati karena akan ada lebih sedikit makanan (tanaman seperti jagung, gandum, dan sayuran lain dan buah). Hal ini akan terjadi karena tanaman tidak akan mampu mengambil panas. Hal ini akan menyebabkan kita untuk memiliki lebih sedikit makanan untuk dimakan, tetapi juga akan membatasi makanan yang binatang memiliki. Dengan makanan kurang, seperti rumput, untuk hewan yang kita butuhkan untuk bertahan hidup (seperti sapi) kami bahkan akan lebih sedikit makanan. Secara bertahap, orang, tumbuhan, dan hewan semua akan mati kelaparan.
E. Apakah gas rumah kaca ?
gas rumah kaca adalah gas berada di bumi, AOS suasana yang mengumpulkan panas dan cahaya dari matahari. Dengan terlalu banyak gas rumah kaca di udara, bumi, AOS atmosfer akan memerangkap panas terlalu banyak dan bumi akan terlalu panas. Sebagai akibatnya orang, hewan, dan tumbuhan akan mati karena panas akan terlalu kuat.
http://en.wikipedia.org/wiki/Global_warming
A. Global Warming ( Pemanasan Global )
Pemanasan global adalah ketika bumi memanas (temperatur naik). Hal ini terjadi ketika gas-gas rumah kaca (karbon dioksida, uap air, nitrogen oksida, dan metana) memerangkap panas dan cahaya dari matahari di atmosfer bumi, yang meningkatkan suhu. Ini sakit banyak orang, hewan, dan tanaman. Banyak tidak dapat mengambil mengubah, sehingga mereka mati.
B. Apa yang menyebabkan pemanasan global?
Banyak hal yang menyebabkan pemanasan global. Satu hal yang menyebabkan pemanasan global adalah polusi listrik. Listrik menyebabkan pencemaran dalam banyak hal, beberapa lebih buruk daripada yang lain. Dalam kebanyakan kasus, bahan bakar fosil dibakar untuk menciptakan listrik. Bahan bakar fosil terbuat dari tanaman mati dan binatang. Beberapa contoh bahan bakar fosil adalah minyak dan minyak bumi. Banyak polutan (bahan kimia yang mencemari udara, air, dan tanah) akan dikirim ke udara ketika bahan bakar fosil dibakar. Beberapa bahan kimia ini disebut gas rumah kaca.
Kami menggunakan sumber-sumber energi lebih dari sumber-sumber yang mengeluarkan polusi. Minyak, salah satu sumber energi, digunakan banyak. Hal ini digunakan untuk transportasi, membuat listrik, dan membuat banyak hal lainnya. Meskipun sumber energi mengeluarkan banyak polusi, itu digunakan untuk 38% dari energi Amerika Serikat.
C. Apa itu pemanasan global lakukan untuk lingkungan?
Pemanasan global mempengaruhi banyak bagian dunia. Pemanasan global membuat kenaikan laut, dan ketika laut naik, air mencakup banyak pulau dataran rendah. Ini adalah masalah besar bagi banyak tanaman, hewan, dan orang-orang di pulau-pulau.
Air mencakup tanaman dan menyebabkan beberapa dari mereka untuk mati. Ketika mereka mati, hewan-hewan kehilangan sumber makanan, bersama dengan habitat mereka. Meskipun binatang memiliki kemampuan yang lebih baik untuk beradaptasi dengan apa yang terjadi dibandingkan tanaman lakukan, mereka bisa mati juga.
Ketika tumbuhan dan hewan mati, orang kehilangan dua sumber makanan, makanan tanaman dan makanan hewan. Mereka juga akan kehilangan rumah mereka. Sebagai hasilnya, mereka juga harus meninggalkan daerah itu atau mati. Hal ini akan disebut istirahat dalam rantai makanan, atau reaksi berantai, satu hal terjadi yang mengarah ke lain dan seterusnya.
Lautan dipengaruhi oleh pemanasan global dengan cara lain, juga. Banyak hal yang terjadi pada laut terkait dengan pemanasan global. Satu hal yang terjadi adalah air hangat, yang disebabkan dari pemanasan global, adalah merugikan dan membunuh ganggang di lautan.
D. Apa efek rumah kaca?
Efek rumah kaca adalah ketika suhu naik karena panas matahari dan cahaya yang terperangkap di atmosfer bumi. Hal ini seperti ketika panas yang terperangkap di dalam mobil. Pada hari yang sangat panas, mobil akan lebih panas ketika keluar di tempat parkir. Hal ini karena panas dan cahaya dari matahari dapat masuk ke dalam mobil, dengan pergi melalui jendela, tetapi tidak bisa kembali keluar. Ini adalah apa efek rumah kaca tidak ke bumi. Panas dan cahaya bisa mendapatkan melalui atmosfer, tetapi tidak bisa keluar. Akibatnya, suhu naik.
Panas AOS bisa masuk ke dalam mobil melalui jendela tetapi kemudian terperangkap. Hal ini membuat apa yang pernah tempat mungkin, sebuah rumah kaca, mobil, bangunan, atau bumi, AOS suasana, lebih panas. Diagram ini menunjukkan panas masuk ke sebuah mobil sebagai cahaya tampak (cahaya yang Anda bisa lihat) dan cahaya inframerah (panas). Setelah cahaya berada di dalam mobil, itu adalah terjebak dan panas membangun, seperti itu tidak di bumi, AOS atmosfer.
Kadang-kadang suhu dapat mengubah cara yang membantu kita. Efek rumah kaca membuat bumi yang tepat bagi orang untuk hidup. Tanpa itu, bumi akan beku, atau di sisi lain akan terbakar panas. Ini akan menjadi dingin pada malam hari karena matahari akan mengalami penurunan. Kita tidak akan mendapatkan sinar matahari, panas AOS dan cahaya untuk membuat malam agak hangat. Pada siang hari, terutama selama musim panas, itu akan terbakar karena matahari akan dengan tidak ada suasana untuk menyaring itu, sehingga orang-orang, tumbuhan, dan hewan akan terkena semua cahaya dan panas.
Meskipun efek rumah kaca membuat bumi dapat memiliki orang yang hidup di atasnya, jika ada akan menjadi gas terlalu banyak, bumi bisa mendapatkan hewan luar biasa hangat, dan banyak tanaman,, dan orang-orang akan mati. Mereka akan mati karena akan ada lebih sedikit makanan (tanaman seperti jagung, gandum, dan sayuran lain dan buah). Hal ini akan terjadi karena tanaman tidak akan mampu mengambil panas. Hal ini akan menyebabkan kita untuk memiliki lebih sedikit makanan untuk dimakan, tetapi juga akan membatasi makanan yang binatang memiliki. Dengan makanan kurang, seperti rumput, untuk hewan yang kita butuhkan untuk bertahan hidup (seperti sapi) kami bahkan akan lebih sedikit makanan. Secara bertahap, orang, tumbuhan, dan hewan semua akan mati kelaparan.
E. Apakah gas rumah kaca ?
gas rumah kaca adalah gas berada di bumi, AOS suasana yang mengumpulkan panas dan cahaya dari matahari. Dengan terlalu banyak gas rumah kaca di udara, bumi, AOS atmosfer akan memerangkap panas terlalu banyak dan bumi akan terlalu panas. Sebagai akibatnya orang, hewan, dan tumbuhan akan mati karena panas akan terlalu kuat.
http://en.wikipedia.org/wiki/Global_warming
pengangguran
PENGANGGURAN
A. Pengertian Penganguran
Pengangguran berlaku apabila seseorang yang boleh bekerja dan mau bekerja tetapi tidak dapat mendapat pekerjaan. Mereka ini digolongkan dalam tenaga buruh sebuah negara, yaitu mereka yang berumur 16 ke 64 tahun dan sanggup bekerja. Dalam masyarakat di mana kebanyakan orang boleh mencari nafkah dengan bekerja dengan orang lain, pengangguran adalah masalah serius. Kesan negatifnya termasuk kehilangan, perasaan ditolak dan kegagalan peribadi, dan kerana itu pengangguran digunakan secara secara meluas untuk mengukur kebajikan pekerja. Kadar pekerja yang menganggur juga menunjukkan tahap kecekapan penggunaan sumber manusia sesebuah negara dan menjadi indeks bagi aktiviti ekonomi.
B. Sebab – Sebab Penganguran
Pengangguran boleh disebabkan kepada beberapa faktor termasuk geseran atau normal (friksional), bermusim, berstruktur dan berkitar (cyclical).
Pengangguran geseran atau normal berlaku apabila pekerja berhenti kerja dan mencari pekerjaan tetapi tidak menjumpainya serta merta dan ketika itu mereka dikira sebagai penganggur. Friksional ini merujuk kepada ketaksesuaian di antara permintaan dan bekalan buruh. Pengangguran jenis ini berlaku sementara sahaja sehingga pekerja menjumpai pekerjaan yang mereka mahukan.
Pengangguran bermusim berlaku contohnya apabila industri mengalami musim yang lembab seperti dalam pembinaan, pesawah padi tidak turun ke bendang apabila selesai musim menuai, dan nelayan pula tidak turun ke laut untuk menangkap ikan pada musim tengkujuh.
Pengangguran berstruktur muncul daripada ketakseimbangan di antara jenis pekerjaan yang pekerja mahu dan jenis pekerja yang majikan mahu. Ketakseimbangan ini boleh disebabkan oleh kekurangan kemahiran, lokasi, atau karektor peribadi. Pembangunan teknologi misalnya menyebabkan keperluan kemahiran baru dalam banyak industri, menyebabkan mereka yang tidak mengemaskini kemahiran mereka kehilangan pekerjaan. Dan kilang dalam industri yang merosot akan tutup yang menyebabkan pekerja mereka hilang pekerjaan.
Pengangguran berkitar disebabkan oleh kekurangan permintaan bagi buruh. Apabila kitaran perniagaan menjunam contohnya dalam kemelesetan ekonomi, permintaan bagi barang dan perkhidmatan jatuh akibatnya pekerja diberhentikan.
C. Jenis – Jenis Pengangguran
Terdapat 3 jenis pengangguran yaitu :
• Pengangguran Geseran
Pekerja sanggup untuk tidak bekerja sementara mendapat pekerjaan lain &
bukan disebabkan oleh ketidakmampuan mencari pekerjaan. Pengangguran
geseran akan sentiasa wujud sepanjang masa terutamanya apabila ekonomi
mengalami perkembangan yang pesat secara terus-menerus.
• Pengangguran Struktur
Terdapat beberapa faktor utama yang menjurus kepada perubahan struktur
ekonomi sesebuah Negara seperti Perubahan Citarasa Pengguna & Kemajuan
Teknologi.
• Pengangguran Kitaran & Pusingan
Ketika ekonomi mengalami kemelesetan, permintaan bagi barng-barang akan
berkurangan. Ini menyebabkan firma terpaksa mengurangkan aktiviti
pengeluaran & penggunaan buruh.
D. Puncak – Puncak Pengangguran
Faktor yang mempengaruhi puncak – puncak pengangguran yaitu :
• Kehilangan Pekerjaan
Kategori ini terdiri daripada mereka yang diberhentikan atau terpaksa berhenti
daripada pekerjaan, samaada untuk tempoh sementara atau berkekalan.
Terdapat beberapa punca yang menyebabkan kehilangan pekerjaan seperti
kegagalan pekerja memenuhi syarat pekerjaan ataupun kegagalan firma
memenuhi keperluan pekerjanya.
• Meninggalkan Pekerjaan
Terdapat sesetengah golongan meninggalkan pekerjaan mereka secara sukarela
& tidak semestinya atas alasan mereka dipecat.
• 6.8.3 Tenaga Buruh Baru & Kemasukan Semula Tenaga Baru
http://www.scribd.com/doc/18743482/pengangguran
A. Pengertian Penganguran
Pengangguran berlaku apabila seseorang yang boleh bekerja dan mau bekerja tetapi tidak dapat mendapat pekerjaan. Mereka ini digolongkan dalam tenaga buruh sebuah negara, yaitu mereka yang berumur 16 ke 64 tahun dan sanggup bekerja. Dalam masyarakat di mana kebanyakan orang boleh mencari nafkah dengan bekerja dengan orang lain, pengangguran adalah masalah serius. Kesan negatifnya termasuk kehilangan, perasaan ditolak dan kegagalan peribadi, dan kerana itu pengangguran digunakan secara secara meluas untuk mengukur kebajikan pekerja. Kadar pekerja yang menganggur juga menunjukkan tahap kecekapan penggunaan sumber manusia sesebuah negara dan menjadi indeks bagi aktiviti ekonomi.
B. Sebab – Sebab Penganguran
Pengangguran boleh disebabkan kepada beberapa faktor termasuk geseran atau normal (friksional), bermusim, berstruktur dan berkitar (cyclical).
Pengangguran geseran atau normal berlaku apabila pekerja berhenti kerja dan mencari pekerjaan tetapi tidak menjumpainya serta merta dan ketika itu mereka dikira sebagai penganggur. Friksional ini merujuk kepada ketaksesuaian di antara permintaan dan bekalan buruh. Pengangguran jenis ini berlaku sementara sahaja sehingga pekerja menjumpai pekerjaan yang mereka mahukan.
Pengangguran bermusim berlaku contohnya apabila industri mengalami musim yang lembab seperti dalam pembinaan, pesawah padi tidak turun ke bendang apabila selesai musim menuai, dan nelayan pula tidak turun ke laut untuk menangkap ikan pada musim tengkujuh.
Pengangguran berstruktur muncul daripada ketakseimbangan di antara jenis pekerjaan yang pekerja mahu dan jenis pekerja yang majikan mahu. Ketakseimbangan ini boleh disebabkan oleh kekurangan kemahiran, lokasi, atau karektor peribadi. Pembangunan teknologi misalnya menyebabkan keperluan kemahiran baru dalam banyak industri, menyebabkan mereka yang tidak mengemaskini kemahiran mereka kehilangan pekerjaan. Dan kilang dalam industri yang merosot akan tutup yang menyebabkan pekerja mereka hilang pekerjaan.
Pengangguran berkitar disebabkan oleh kekurangan permintaan bagi buruh. Apabila kitaran perniagaan menjunam contohnya dalam kemelesetan ekonomi, permintaan bagi barang dan perkhidmatan jatuh akibatnya pekerja diberhentikan.
C. Jenis – Jenis Pengangguran
Terdapat 3 jenis pengangguran yaitu :
• Pengangguran Geseran
Pekerja sanggup untuk tidak bekerja sementara mendapat pekerjaan lain &
bukan disebabkan oleh ketidakmampuan mencari pekerjaan. Pengangguran
geseran akan sentiasa wujud sepanjang masa terutamanya apabila ekonomi
mengalami perkembangan yang pesat secara terus-menerus.
• Pengangguran Struktur
Terdapat beberapa faktor utama yang menjurus kepada perubahan struktur
ekonomi sesebuah Negara seperti Perubahan Citarasa Pengguna & Kemajuan
Teknologi.
• Pengangguran Kitaran & Pusingan
Ketika ekonomi mengalami kemelesetan, permintaan bagi barng-barang akan
berkurangan. Ini menyebabkan firma terpaksa mengurangkan aktiviti
pengeluaran & penggunaan buruh.
D. Puncak – Puncak Pengangguran
Faktor yang mempengaruhi puncak – puncak pengangguran yaitu :
• Kehilangan Pekerjaan
Kategori ini terdiri daripada mereka yang diberhentikan atau terpaksa berhenti
daripada pekerjaan, samaada untuk tempoh sementara atau berkekalan.
Terdapat beberapa punca yang menyebabkan kehilangan pekerjaan seperti
kegagalan pekerja memenuhi syarat pekerjaan ataupun kegagalan firma
memenuhi keperluan pekerjanya.
• Meninggalkan Pekerjaan
Terdapat sesetengah golongan meninggalkan pekerjaan mereka secara sukarela
& tidak semestinya atas alasan mereka dipecat.
• 6.8.3 Tenaga Buruh Baru & Kemasukan Semula Tenaga Baru
http://www.scribd.com/doc/18743482/pengangguran
korupsi
KORUPSI
A. Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi
B. Kondisi yang mendukung munculnya korupsi
• Konsentrasi kekuasan di pengambil keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat, seperti yang sering terlihat di rezim-rezim yang bukan demokratik.
• Kurangnya transparansi di pengambilan keputusan pemerintah
• Kampanye-kampanye politik yang mahal, dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal.
• Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar.
• Lingkungan tertutup yang mementingkan diri sendiri dan jaringan "teman lama".
• Lemahnya ketertiban hukum dan profesi hukum.
• Kurangnya kebebasan berpendapat atau kebebasan media massa.
• Gaji pegawai pemerintah yang sangat kecil.
• Rakyat yang cuek, tidak tertarik, atau mudah dibohongi yang gagal memberikan perhatian yang cukup ke pemilihan umum.
• Ketidakadaannya kontrol yang cukup untuk mencegah penyuapan atau "sumbangan kampanye".
(1)
C. Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut :
• perbuatan melawan hukum
• penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana
• memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi
• merugikan keuangan negara atau perekonomian negara
Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain
• memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan)
• penggelapan dalam jabatan
• pemerasan dalam jabatan
• ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara)
• menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara)
D. Dampak negatif Yang Ditimbulkan
DEMOKRASI
Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan. Di dalam dunia politik, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan; korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum; dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat. Secara umum, korupsi mengkikis kemampuan institusi dari pemerintah, karena pengabaian prosedur, penyedotan sumber daya, dan pejabat diangkat atau dinaikan jabatan bukan karena prestasi. Pada saat yang bersamaan, korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi.
(2)
EKONOMI
Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yang tinggi. Dalam sektor privat, korupsi meningkatkan ongkos niaga karena kerugian dari pembayaran ilegal, ongkos manajemen dalam negosiasi dengan pejabat korup, dan risiko pembatalan perjanjian atau karena penyelidikan. Walaupun ada yang menyatakan bahwa korupsi mengurangi ongkos (niaga) dengan mempermudah birokrasi, konsensus yang baru muncul berkesimpulan bahwa ketersediaan sogokan menyebabkan pejabat untuk membuat aturan-aturan baru dan hambatan baru. Dimana korupsi menyebabkan inflasi ongkos niaga, korupsi juga mengacaukan "lapangan perniagaan". Perusahaan yang memiliki koneksi dilindungi dari persaingan dan sebagai hasilnya mempertahankan perusahaan-perusahaan yang tidak efisien.
Korupsi menimbulkan distorsi (kekacauan) di dalam sektor publik dengan mengalihkan investasi publik ke proyek-proyek masyarakat yang mana sogokan dan upah tersedia lebih banyak. Pejabat mungkin menambah kompleksitas proyek masyarakat untuk menyembunyikan praktek korupsi, yang akhirnya menghasilkan lebih banyak kekacauan. Korupsi juga mengurangi pemenuhan syarat-syarat keamanan bangunan, lingkungan hidup, atau aturan-aturan lain. Korupsi juga mengurangi kualitas pelayanan pemerintahan dan infrastruktur; dan menambahkan tekanan-tekanan terhadap anggaran pemerintah.
Kesejahteraan umum negara
Korupsi politis ada dibanyak negara, dan memberikan ancaman besar bagi warga negaranya. Korupsi politis berarti kebijaksanaan pemerintah sering menguntungkan pemberi sogok, bukannya rakyat luas. Satu contoh lagi adalah bagaimana politikus membuat peraturan yang melindungi perusahaan besar, namun merugikan perusahaan-perusahaan kecil (SME). Politikus-politikus "pro-bisnis" ini hanya mengembalikan pertolongan kepada perusahaan besar yang memberikan sumbangan besar kepada kampanye pemilu mereka.
(3)
E. Bentuk-bentuk penyalahgunaan
Korupsi mencakup penyalahgunaan oleh pejabat pemerintah seperti penggelapan dan nepotisme, juga penyalahgunaan yang menghubungkan sektor swasta dan pemerintahan seperti penyogokan, pemerasan, campuran tangan, dan penipuan.
F. Contoh Korupsi di Indonesia
Gayus Berkeliaran
Gayus berkeliaran di Indonesia, memakai topi dan rambut palsu. Gayus memang keren juga. Ada apa dengan kepolisian?!
Kisah Penilangan Polisi
Semua orang butuh uang, namun ada jalan yang dihalalkan dan juga ada jalan yang terbelokkan dari fitrah kita sebagai manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Polisi yang mencari uang dengan tingkah buruk, maka keburukannya itu untuk dirinya sendiri.
Sudah menjadi rahasia umum. Kasus penilangan hanya kasus untuk mendapatkan uang bagi polisi kebanyakan. Tentu saja semoga itu hanya sedikit, namun kenyataannya berbalik.
Kisah Bank Century
Bank Century tak tahu arah ke mana lagi akan berjalan. Sejalannya waktu, bank century hanya menjadi saksi atas nafsu brutal manusia yang mengahambakan uang. Inilah salah satu contoh kasus korupsi di Indonesia yang sulit dipecahkan.
http://www.anneahira.com/contoh-kasus-korupsi-di-indonesia.htm
(4)
A. Pengertian Korupsi
Pengertian Korupsi (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok). Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus|politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka. Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi
B. Kondisi yang mendukung munculnya korupsi
• Konsentrasi kekuasan di pengambil keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat, seperti yang sering terlihat di rezim-rezim yang bukan demokratik.
• Kurangnya transparansi di pengambilan keputusan pemerintah
• Kampanye-kampanye politik yang mahal, dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal.
• Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar.
• Lingkungan tertutup yang mementingkan diri sendiri dan jaringan "teman lama".
• Lemahnya ketertiban hukum dan profesi hukum.
• Kurangnya kebebasan berpendapat atau kebebasan media massa.
• Gaji pegawai pemerintah yang sangat kecil.
• Rakyat yang cuek, tidak tertarik, atau mudah dibohongi yang gagal memberikan perhatian yang cukup ke pemilihan umum.
• Ketidakadaannya kontrol yang cukup untuk mencegah penyuapan atau "sumbangan kampanye".
(1)
C. Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut :
• perbuatan melawan hukum
• penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana
• memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi
• merugikan keuangan negara atau perekonomian negara
Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain
• memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan)
• penggelapan dalam jabatan
• pemerasan dalam jabatan
• ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara)
• menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara)
D. Dampak negatif Yang Ditimbulkan
DEMOKRASI
Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan. Di dalam dunia politik, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan; korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum; dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat. Secara umum, korupsi mengkikis kemampuan institusi dari pemerintah, karena pengabaian prosedur, penyedotan sumber daya, dan pejabat diangkat atau dinaikan jabatan bukan karena prestasi. Pada saat yang bersamaan, korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi.
(2)
EKONOMI
Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yang tinggi. Dalam sektor privat, korupsi meningkatkan ongkos niaga karena kerugian dari pembayaran ilegal, ongkos manajemen dalam negosiasi dengan pejabat korup, dan risiko pembatalan perjanjian atau karena penyelidikan. Walaupun ada yang menyatakan bahwa korupsi mengurangi ongkos (niaga) dengan mempermudah birokrasi, konsensus yang baru muncul berkesimpulan bahwa ketersediaan sogokan menyebabkan pejabat untuk membuat aturan-aturan baru dan hambatan baru. Dimana korupsi menyebabkan inflasi ongkos niaga, korupsi juga mengacaukan "lapangan perniagaan". Perusahaan yang memiliki koneksi dilindungi dari persaingan dan sebagai hasilnya mempertahankan perusahaan-perusahaan yang tidak efisien.
Korupsi menimbulkan distorsi (kekacauan) di dalam sektor publik dengan mengalihkan investasi publik ke proyek-proyek masyarakat yang mana sogokan dan upah tersedia lebih banyak. Pejabat mungkin menambah kompleksitas proyek masyarakat untuk menyembunyikan praktek korupsi, yang akhirnya menghasilkan lebih banyak kekacauan. Korupsi juga mengurangi pemenuhan syarat-syarat keamanan bangunan, lingkungan hidup, atau aturan-aturan lain. Korupsi juga mengurangi kualitas pelayanan pemerintahan dan infrastruktur; dan menambahkan tekanan-tekanan terhadap anggaran pemerintah.
Kesejahteraan umum negara
Korupsi politis ada dibanyak negara, dan memberikan ancaman besar bagi warga negaranya. Korupsi politis berarti kebijaksanaan pemerintah sering menguntungkan pemberi sogok, bukannya rakyat luas. Satu contoh lagi adalah bagaimana politikus membuat peraturan yang melindungi perusahaan besar, namun merugikan perusahaan-perusahaan kecil (SME). Politikus-politikus "pro-bisnis" ini hanya mengembalikan pertolongan kepada perusahaan besar yang memberikan sumbangan besar kepada kampanye pemilu mereka.
(3)
E. Bentuk-bentuk penyalahgunaan
Korupsi mencakup penyalahgunaan oleh pejabat pemerintah seperti penggelapan dan nepotisme, juga penyalahgunaan yang menghubungkan sektor swasta dan pemerintahan seperti penyogokan, pemerasan, campuran tangan, dan penipuan.
F. Contoh Korupsi di Indonesia
Gayus Berkeliaran
Gayus berkeliaran di Indonesia, memakai topi dan rambut palsu. Gayus memang keren juga. Ada apa dengan kepolisian?!
Kisah Penilangan Polisi
Semua orang butuh uang, namun ada jalan yang dihalalkan dan juga ada jalan yang terbelokkan dari fitrah kita sebagai manusia sebagai ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Polisi yang mencari uang dengan tingkah buruk, maka keburukannya itu untuk dirinya sendiri.
Sudah menjadi rahasia umum. Kasus penilangan hanya kasus untuk mendapatkan uang bagi polisi kebanyakan. Tentu saja semoga itu hanya sedikit, namun kenyataannya berbalik.
Kisah Bank Century
Bank Century tak tahu arah ke mana lagi akan berjalan. Sejalannya waktu, bank century hanya menjadi saksi atas nafsu brutal manusia yang mengahambakan uang. Inilah salah satu contoh kasus korupsi di Indonesia yang sulit dipecahkan.
http://www.anneahira.com/contoh-kasus-korupsi-di-indonesia.htm
(4)
Selasa, 25 Januari 2011
Perkembangan & Dampak Teknologi
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itu pada makalah ini kami membuat dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia Dari beberapa pengertian di atas nampak bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari adanya teknologi. Artinya, bahwa teknologi merupakan keseluruhan cara yang secara rasional mengarah pada ciri efisiensi dalam setiap kegiatan manusia.
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet.
DAMPAK POSITIF INTERNET
1. Sebagai media komunikasi
2. Sebagai media pertukaran data
3. Media untuk mencari informasi atau data
4. Kemudahan memperoleh informasi suatu kejadian
5. Media informasi dunia pendidikan, kebudayaan dll
6. Media bertransaksi dan berbisnis
DAMPAK NEGATIF
1. Pornografi
2. Violence and Gore (kekejaman dan kesadisan)
3. Penipuan
4. Carding (Kejahatan penggunaan karu kredit)
5. Perjudian
6. Kecanduan
Informasi melalui media internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan menggunakan media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu pembelajaran distance learning. Metode distance learning merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini, peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui internet seseorang dapat mengirim file atau meng-upload file yang ingin dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file yang ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak metode-metode lain yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang tersedia, portal pembelajaran online, dll.
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet.
DAMPAK POSITIF INTERNET
1. Sebagai media komunikasi
2. Sebagai media pertukaran data
3. Media untuk mencari informasi atau data
4. Kemudahan memperoleh informasi suatu kejadian
5. Media informasi dunia pendidikan, kebudayaan dll
6. Media bertransaksi dan berbisnis
DAMPAK NEGATIF
1. Pornografi
2. Violence and Gore (kekejaman dan kesadisan)
3. Penipuan
4. Carding (Kejahatan penggunaan karu kredit)
5. Perjudian
6. Kecanduan
Informasi melalui media internet, bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan menggunakan media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu pembelajaran distance learning. Metode distance learning merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini, peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui internet seseorang dapat mengirim file atau meng-upload file yang ingin dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file yang ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak metode-metode lain yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang tersedia, portal pembelajaran online, dll.
Jumat, 17 Desember 2010
kesunyian
KESUNYIAN
malam yang sunyi …
tanpa bintang - bintang yang biasa bersinar terang …
seperti hati ku yang kini sedang kelam …
di rundung mendung yang sangat tebal …
wahai angin laut disana…
pahami jeritan hati ku yang sunyi …
tolonglah aku dari derita yang tak kunjung selesai ….
tariklah aku darikelamku ….
ada kah seorang kekasih yang sunguh mencintaiku ….
bukan kekasih yang tinggalkan ku disaat kegundahan ….
adakah cinta yang abadi untuk ku …
bukan cinta yang selalu menghilang dalam suramnya hati …
aku hanya ingin ketulusan …
aku hanya mendamba kebahagiaan dari cinta …
aku hanya berharap kesetiaan yang abadi …
datang pada ku hari ini, esok, dan seterusnya ….
malam yang sunyi …
tanpa bintang - bintang yang biasa bersinar terang …
seperti hati ku yang kini sedang kelam …
di rundung mendung yang sangat tebal …
wahai angin laut disana…
pahami jeritan hati ku yang sunyi …
tolonglah aku dari derita yang tak kunjung selesai ….
tariklah aku darikelamku ….
ada kah seorang kekasih yang sunguh mencintaiku ….
bukan kekasih yang tinggalkan ku disaat kegundahan ….
adakah cinta yang abadi untuk ku …
bukan cinta yang selalu menghilang dalam suramnya hati …
aku hanya ingin ketulusan …
aku hanya mendamba kebahagiaan dari cinta …
aku hanya berharap kesetiaan yang abadi …
datang pada ku hari ini, esok, dan seterusnya ….
Pencemaran Lingkungan
PENCEMARAN LINGKUNGAN
Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik, lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil.
Contoh lingkungan alami yang seimbang adalah hutan. Di hutan, tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tingkat pertama, seperti burung pemakan tumbuhan, rusa dan monyet. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua, misalnya harimau, musang, dan ular. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang.
Keseimbangan lingkungan tidak statis, artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya, misalnya harimau. Selama masih ada hewan lain di hutan, seperti kelinci, tikus, dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus.
Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan.
Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Dengan demikian, lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.
Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak, artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia.
Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam, misalnya penebangan hutan. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang.
Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir.
Banjir lumpur panas Sidoarjo, Jawa Timur merupakan kasus menyemburnya lumpur panas yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pengeboran untuk eksplorasi gas. Semburan lumpur tersebut menurut data dari pertama kali mencapai volume 5000 meter kubik perhari. Kemudian meningkat menjadi 40.000 meter kubik per hari, dan sekarang ini mencapai 135.000 meter kubik per hari. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangulangi luapan lumpur, diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. Namun tanggul akhirnya jebol. Menurut Menteri kelautan dan perikanan, kerugian oleh banjir lumpur panas tersebut mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan dan 1600 hektar di pesisir Sidoarjo mengalami kegagalan panen, sehingga kerugian diperkirakan mencapai 10.9 milyar per tahun.
Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Upaya pemenuhan kebutuhan menusia dipengaruhi oleh perkembangan budaya. Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, antara lain sebagai berikut:
1. Industri primer, mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung, seperti pertanian, pertambangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.
2. Industri sekunder, mengolah hasil industri primer seperti industri makanan, industri tekstil, industri kertas, industri pengolahan minyak bumi, dan industri logam.
3. Industri tersier, menghasilkan jasa atau pelayanan seperti industri informasi dan komunikasi, transportasi, dan perdagangan. Perkembangan industri tidak hanya mengubah lingkungan tetapi juga menimbulkan pencemaran.
Berbagi industri selain menghasilkan produk yang digunakan manusia juga menghasilkan buangan atau limbah.
Limbah adalah suatu benda atau zat yang dapat mengandung berbagai bahan yang membahayakan kehidupan manusia, hewan, serta makhluk hidup lainnya. Banyak limbah dihasilkan dari aktivitas manusia, termasuk industri dan kegiatan rumah tangga. Masuknya limbah rumah tangga dan industri ke dalam sungai menyebabkan pencemaran atau polusi air sungai. Pencemaran adalah perubahan keadaan lingkungan, baik secara fisik, kimia, atau pun biologi, meliputi udara, daratan, dan air yang tidak diinginkan.
Makhluk hidup, zat, energi, atau komponen penyebab pencemaran disebut polutan atau pencemar. Contoh polutan makhluk hidup atau polutan biologi ialah bakteri penyebab penyakit pada sampah dan kotoran. Polutan zat kimia disebut polutan kimia, contohnya limbah yang mengandung logam merkuri (Hg), gas CO2, gas CFC, debu asbes, dan pestisida. Sedangkan polutan energi disebut polutan fisik, misalnya panas dan radiasi.
Pencemaran berdasarkan bentuknya terbagi menjadi empat macam, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran suara.
Pencemaran udara
Pencemaran udara berhubungan dengan pencemaran atmosfer bumi. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km. Sumber pencemaran udara berasal dari kegiatan alami dan aktivitas manusia.
Sumber pencemaran udara di setiap wilayah atau daerah berbeda-beda. Sumber pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor, kegiatan rumah tangga, dan industri.
Pencemaran tanah
Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga, kegiatan pertanian, dan pertambangan.
Limbah rumah tangga
Dalam rumah tangga, air digunakan untuk minum, memasak, mencuci, dan berbagai keperluan lainnya. Setelah digunakan, air dibuang atau mengalir ke selokan. Selanjutnya, air tersebut mengalir ke sungai, danau, dan laut. Air buangan rumah tangga atau dikenal sebagai limbah domestik mengandung 95% sampai 99% air dan sisanya berupa limbah organik .
Sebagian dari air buangan terdiri atas komponen nitrogen, seperti urea dan asam urik yang kemudian akan terurai menjadi amoniak dan nitrit. Pada perairan yang dimasuki oleh limbah rumah tangga biasanya akan menyebabkan populasi ganggang menjadi meningkat pesat sebagai akibat banyaknya persediaan nutrien.
Sebaliknya, persediaan oksigen dalam perairan tersebut semakin berkurang. Di sana dapat ditemukan Tubifex sp., hewan air yang mampu hidup dengan baik di bawah kondisi defisiensi oksigen.
Semakin ke hilir atau ke arah muara, limbah organik lebih terurai secara sempurna sehingga kandungan oksigen dalam air kembali normal. Hewan dan tumbuhan air dapat tumbuh dengan baik.
Selain itu limbah rumah tangga terpenting adalah sampah.
Sampah dalam jumlah banyak seperti di kota-kota besar, berperan besar dalam pencemaran tanah, air, dan udara. Tanah yang mengandung sampah diatasnya akan menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Pencemaran oleh mikroorganisme dan polutan lainnya dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. Air tanah yang menurun kualitasnya dapat terlihat dari perubahan fisiknya, misalnya bau, warna, dan rasa, bahkan terdapat lapisan minyak. Beberapa jenis sampah, seperti plastik dan logam sulit terurai sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air.
Limbah pertanian
Dalam kegiatan pertanian, penggunaan pupuk buatan, zat kimia pemberantas hama (pestisida), dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah, dan air.
Herbisida merupakan pestisida yang 40% produknya sudah digunakan di dunia. Para petani menggunakan herbisida untuk mengontrol atau mematikan sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan baik. Percobaan pada kelinci dan kera menggunakan dosis herbisida diatas 25% menunjukkan bahwa pemberian makanan dan minuman yang dicampur herbisida dapat menyebabkan organ hati dan ginjal hewan tersebut mudah terkena tumor dan kanker.
Fungisida merupakan pestisida yang digunakan untuk mengontrol atau memberantas cendawan (fungi) yang dianggap sebagai wabah atau penyakit. Penyemprotan fungisida dapat melindungi tanaman pertanian dari serangan cendawan parasit dan mencegah biji (benih) menjadi busuk di dalam tanah sebelum berkecambah. Akan tetapi, sejak metal merkuri sangat beracun terhadap manusia, biji-bijian yang telah mendapat perlakuan fungisida yang mengandung metal merkuri tidak pernahdimanfaatkan untuk bahan makanan. Fungisida dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan.
Insektisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga hama. Jenis pestisida ini sudah digunakan manusia sejak lama. Pestisida dan herbisida memiliki sifat sulit terurai dan dapat bertahan lama di dalam tanah. Residu pestisida dan herbisida ini membahayakan kehidupan organisme tanah.
Senyawa organoklorin utama di dalam insektisida adalah DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang sangat penting bagi proses pembusukan, sehingga kesuburan tanah terganggu Tanah yang tercemar pupuk kimiawi, pestisida, dan herbisida dapat mencemari sungai karena zat-zat tersebut dapat terbawa air hujan atau erosi.
Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi masam, yang selanjutnya berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. Tanaman menjadi layu, berkurang produksinya, dan akhirnya mati. Pencemaran tanah oleh pestisida dan herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan. Sisa-sisa penyemprotan tersebut akan terbawa oleh air hujan, akhirnya mengendap di tanah. Penggunaan bahan-bahan kimiawi secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan tekstur tanah, tanah mengeras, dan akan retak-retak pada musim kemarau.
Pertambangan
Aktivitas penambangan bahan galian juga dapat menimbulkan pencemaran tanah. Salah satu kegiatan penambangan yang memiliki pengaruh besar mencemarkan tanah adalah penambangan emas. Pada penambangan emas, polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijinya. Merkuri tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan, organisme tanah, dan mengganggu kesehatan manusia.
Pencemaran air
Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan darat, seperti danau dan sungai, serta perairan laut. Sumber pencemaran air, misalnya pengerukan pasir, limbah rumah tangga, industri, pertanian, pelebaran sungai, pertambangan minyak lepas pantai, serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak.
Limbah rumah tangga
Limbah rumah tangga seperti deterjen, sampah organik, dan anorganik memberikan andil cukup besar dalam pencemaran air sungai, terutama di daerah perkotaan. Sungai yang tercemar deterjen, sampah organik dan anorganik yang mengandung miikroorganisme dapat menimbulkan penyakit, terutama bagi masyarakat yang mengunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Proses penguraian sampah dan deterjen memerlukan oksigen sehingga kadar oksigen dalam air dapat berkurang. Jika kadar oskigen suatu perairaan turun sampai kurang dari 5 mg per liter, maka kehidupan biota air seperti ikan terancam.
Limbah pertanian
Kegiatan pertanian dapat menyebabkan pencemaran air terutama karena penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan herbisida. Pencemaran air oleh pupuk, pestisida, dan herbisida dapat meracuni organisme air, seperti plankton, ikan, hewan yang meminum air tersebut dan juga manusia yang menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Residu pestisida seperti DDT yang terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota lainnya dapat terbawa dalam rantai makanan ke tingkat trofil yang lebih tinggi, yaitu manusia.
Selain itu, masuknya pupuk pertanian, sampah, dan kotoran ke bendungan, danau, serta laut dapat menyebabkan meningkatnya zat-zat hara di perairan. Peningkatan tersebut mengakibatkan pertumbuhan ganggang atau enceng gondok menjadi pesat (blooming).
Pertumbuhan ganggang atau enceng gondok yang cepat dan kemudian mati membutuhkan banyak oksigen untuk menguraikannya. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya oksigen dan mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob. Fenomena ini disebut sebagai eutrofikasi.
Limbah pertambangan
Pencemaran minyak di laut terutama disebabkan oleh limbah pertambangan minyak lepas pantai dan kebocoran kapal tanker yang mengangkut minyak. Setiap tahun diperkirakan jumlah kebocoran dan tumpahan minyak dari kapal tanker ke laut mencapai 3.9 juta ton sampai 6.6 juta ton. Tumpahan minyak merusak kehidupan di laut, diantaranya burung dan ikan. Minyak yang menempel pada bulu burung dan insang ikan mengakibatkan kematian hewan tersebut.
Pencemaran Suara (Kebisingan)
Ancaman serius lain bagi kualitas lingkungan manusia adalah pencemaran suara. Bunyi atau suara yang dapat mengganggu dan merusak pendengaran manusia disebut kebisingan. Tingkat kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampui 50 desibel (db).
Oleh karena kebisingan dapat mengganggu lingkungan, kebisingan dapat dimasukkan sebagai pencemaran.
Suara dengan intensitas tinggi, seperti yang dikeluarkan oleh mesin industri, kenderaan bermotor, dan pesawat terbang secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu manusia, bahkan menyebabkan cacat pendengaran yang permanen. Oleh karena itu, bunyi dapat dianggap sebagai bahan pencemar serius yang mengganggu kesehatan manusia.
http://dahlanforum.wordpress.com/2009/03/27/pencemaran-lingkungan
Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang proporsional antara tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik, lingkungan tersebut berada dalam keseimbangan atau stabil.
Contoh lingkungan alami yang seimbang adalah hutan. Di hutan, tumbuhan sebagai produsen ada dalam jumlah yang mencukupi untuk perlindungan dan makanan bagi konsumen tingkat pertama, seperti burung pemakan tumbuhan, rusa dan monyet. Tumbuhan di hutan dapat berkembang dengan baik karena kondisi lingkungan abiotik yang sesuai. Hewan sebagai konsumen tingkat pertama berada dalam jumlah yang mencukupi untuk kehidupan konsumen tingkat kedua, misalnya harimau, musang, dan ular. Jumlah masingmasing komponen biotik tersebut tidak mendominasi satu dengan yang lainnya sehingga terbentuk rantai makanan yang seimbang.
Keseimbangan lingkungan tidak statis, artinya dapat terjadi penurunan atau kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen biotik. Perubahan komponen biotik dan abiotik dalam batas-batas tertentu tidak mengganggu keseimbangan lingkungan. Sebagai contoh jumlah rusa yang berkurang karena diburu manusia tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup pemangsanya, misalnya harimau. Selama masih ada hewan lain di hutan, seperti kelinci, tikus, dan ayam hutan maka harimau akan memangsa hewan-hewan tersebut. Jumlah rusa juga dapat berkembang kembali selama perburuan tidak dilakukan terusmenerus.
Kemampuan hutan mendukung kelangsungan hidup harimau dengan adanya hewan mangsa adalah contoh daya dukung lingkungan. Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Bertambahnya kembali jumlah rusa setelah berkurangnya perburuan adalah contoh daya lenting lingkungan.
Daya lenting lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Dengan demikian, lingkungan mampu menanggulangi perubahan-perubahan selama perubahan tersebut masih dalam daya dukung dan daya lentingnya.
Keseimbangan lingkungan dapat menjadi rusak, artinya lingkungan menjadi tidak seimbang jika terjadi perubahan yang melebihi daya dukung dan daya lentingnya. Perubahan lingkungan dapat terjadi karena alam maupun aktivitas manusia.
Perubahan lingkungan yang disebabkan oleh manusia dan berakibat pada alam, misalnya penebangan hutan. Penebangan hutan secara besar-besaran mengakibatkan fungsi hutan sebagai penahan air hujan akan berkurang.
Hilangnya pohon-pohon dapat mengakibatkan tidak adanya perakaran yang dapat menahan air hujan. Akibatnya hanya sedikit air yang terserap oleh tanah sehingga sebagian besar air akan mengalir sebagai air permukaan yang dapat mengakibatkan tanah longsor dan banjir.
Banjir lumpur panas Sidoarjo, Jawa Timur merupakan kasus menyemburnya lumpur panas yang diduga diakibatkan oleh aktivitas pengeboran untuk eksplorasi gas. Semburan lumpur tersebut menurut data dari pertama kali mencapai volume 5000 meter kubik perhari. Kemudian meningkat menjadi 40.000 meter kubik per hari, dan sekarang ini mencapai 135.000 meter kubik per hari. Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menangulangi luapan lumpur, diantaranya dengan membuat tanggul untuk membendung area genangan lumpur. Namun tanggul akhirnya jebol. Menurut Menteri kelautan dan perikanan, kerugian oleh banjir lumpur panas tersebut mengakibatkan produksi tambak pada lahan seluas 989 hektar di dua kecamatan dan 1600 hektar di pesisir Sidoarjo mengalami kegagalan panen, sehingga kerugian diperkirakan mencapai 10.9 milyar per tahun.
Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Upaya pemenuhan kebutuhan menusia dipengaruhi oleh perkembangan budaya. Ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai hasil perkembangan budaya digunakan untuk mengembangkan berbagai industri yang dapat memenuhi kebutuhan manusia, antara lain sebagai berikut:
1. Industri primer, mengupayakan kebutuhan dari alam secara langsung, seperti pertanian, pertambangan, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.
2. Industri sekunder, mengolah hasil industri primer seperti industri makanan, industri tekstil, industri kertas, industri pengolahan minyak bumi, dan industri logam.
3. Industri tersier, menghasilkan jasa atau pelayanan seperti industri informasi dan komunikasi, transportasi, dan perdagangan. Perkembangan industri tidak hanya mengubah lingkungan tetapi juga menimbulkan pencemaran.
Berbagi industri selain menghasilkan produk yang digunakan manusia juga menghasilkan buangan atau limbah.
Limbah adalah suatu benda atau zat yang dapat mengandung berbagai bahan yang membahayakan kehidupan manusia, hewan, serta makhluk hidup lainnya. Banyak limbah dihasilkan dari aktivitas manusia, termasuk industri dan kegiatan rumah tangga. Masuknya limbah rumah tangga dan industri ke dalam sungai menyebabkan pencemaran atau polusi air sungai. Pencemaran adalah perubahan keadaan lingkungan, baik secara fisik, kimia, atau pun biologi, meliputi udara, daratan, dan air yang tidak diinginkan.
Makhluk hidup, zat, energi, atau komponen penyebab pencemaran disebut polutan atau pencemar. Contoh polutan makhluk hidup atau polutan biologi ialah bakteri penyebab penyakit pada sampah dan kotoran. Polutan zat kimia disebut polutan kimia, contohnya limbah yang mengandung logam merkuri (Hg), gas CO2, gas CFC, debu asbes, dan pestisida. Sedangkan polutan energi disebut polutan fisik, misalnya panas dan radiasi.
Pencemaran berdasarkan bentuknya terbagi menjadi empat macam, yaitu pencemaran udara, pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran suara.
Pencemaran udara
Pencemaran udara berhubungan dengan pencemaran atmosfer bumi. Atmosfer merupakan lapisan udara yang menyelubungi bumi sampai ketinggian 300 km. Sumber pencemaran udara berasal dari kegiatan alami dan aktivitas manusia.
Sumber pencemaran udara di setiap wilayah atau daerah berbeda-beda. Sumber pencemaran udara berasal dari kendaraan bermotor, kegiatan rumah tangga, dan industri.
Pencemaran tanah
Pencemaran tanah berasal dari limbah rumah tangga, kegiatan pertanian, dan pertambangan.
Limbah rumah tangga
Dalam rumah tangga, air digunakan untuk minum, memasak, mencuci, dan berbagai keperluan lainnya. Setelah digunakan, air dibuang atau mengalir ke selokan. Selanjutnya, air tersebut mengalir ke sungai, danau, dan laut. Air buangan rumah tangga atau dikenal sebagai limbah domestik mengandung 95% sampai 99% air dan sisanya berupa limbah organik .
Sebagian dari air buangan terdiri atas komponen nitrogen, seperti urea dan asam urik yang kemudian akan terurai menjadi amoniak dan nitrit. Pada perairan yang dimasuki oleh limbah rumah tangga biasanya akan menyebabkan populasi ganggang menjadi meningkat pesat sebagai akibat banyaknya persediaan nutrien.
Sebaliknya, persediaan oksigen dalam perairan tersebut semakin berkurang. Di sana dapat ditemukan Tubifex sp., hewan air yang mampu hidup dengan baik di bawah kondisi defisiensi oksigen.
Semakin ke hilir atau ke arah muara, limbah organik lebih terurai secara sempurna sehingga kandungan oksigen dalam air kembali normal. Hewan dan tumbuhan air dapat tumbuh dengan baik.
Selain itu limbah rumah tangga terpenting adalah sampah.
Sampah dalam jumlah banyak seperti di kota-kota besar, berperan besar dalam pencemaran tanah, air, dan udara. Tanah yang mengandung sampah diatasnya akan menjadi tempat hidup berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Pencemaran oleh mikroorganisme dan polutan lainnya dari sampah akan mengurangi kualitas air tanah. Air tanah yang menurun kualitasnya dapat terlihat dari perubahan fisiknya, misalnya bau, warna, dan rasa, bahkan terdapat lapisan minyak. Beberapa jenis sampah, seperti plastik dan logam sulit terurai sehingga berpengaruh pada kemampuan tanah menyerap air.
Limbah pertanian
Dalam kegiatan pertanian, penggunaan pupuk buatan, zat kimia pemberantas hama (pestisida), dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah, dan air.
Herbisida merupakan pestisida yang 40% produknya sudah digunakan di dunia. Para petani menggunakan herbisida untuk mengontrol atau mematikan sehingga tanaman pertanian dapat tumbuh dengan baik. Percobaan pada kelinci dan kera menggunakan dosis herbisida diatas 25% menunjukkan bahwa pemberian makanan dan minuman yang dicampur herbisida dapat menyebabkan organ hati dan ginjal hewan tersebut mudah terkena tumor dan kanker.
Fungisida merupakan pestisida yang digunakan untuk mengontrol atau memberantas cendawan (fungi) yang dianggap sebagai wabah atau penyakit. Penyemprotan fungisida dapat melindungi tanaman pertanian dari serangan cendawan parasit dan mencegah biji (benih) menjadi busuk di dalam tanah sebelum berkecambah. Akan tetapi, sejak metal merkuri sangat beracun terhadap manusia, biji-bijian yang telah mendapat perlakuan fungisida yang mengandung metal merkuri tidak pernahdimanfaatkan untuk bahan makanan. Fungisida dapat memberi dampak buruk terhadap lingkungan.
Insektisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh serangga hama. Jenis pestisida ini sudah digunakan manusia sejak lama. Pestisida dan herbisida memiliki sifat sulit terurai dan dapat bertahan lama di dalam tanah. Residu pestisida dan herbisida ini membahayakan kehidupan organisme tanah.
Senyawa organoklorin utama di dalam insektisida adalah DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) dapat membunuh mikroorganisme yang sangat penting bagi proses pembusukan, sehingga kesuburan tanah terganggu Tanah yang tercemar pupuk kimiawi, pestisida, dan herbisida dapat mencemari sungai karena zat-zat tersebut dapat terbawa air hujan atau erosi.
Penggunaan pupuk buatan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi masam, yang selanjutnya berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. Tanaman menjadi layu, berkurang produksinya, dan akhirnya mati. Pencemaran tanah oleh pestisida dan herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan. Sisa-sisa penyemprotan tersebut akan terbawa oleh air hujan, akhirnya mengendap di tanah. Penggunaan bahan-bahan kimiawi secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan tekstur tanah, tanah mengeras, dan akan retak-retak pada musim kemarau.
Pertambangan
Aktivitas penambangan bahan galian juga dapat menimbulkan pencemaran tanah. Salah satu kegiatan penambangan yang memiliki pengaruh besar mencemarkan tanah adalah penambangan emas. Pada penambangan emas, polusi tanah terjadi akibat penggunaan merkuri (Hg) dalam proses pemisahan emas dari bijinya. Merkuri tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun yang dapat mematikan tumbuhan, organisme tanah, dan mengganggu kesehatan manusia.
Pencemaran air
Pencemaran air meliputi pencemaran di perairan darat, seperti danau dan sungai, serta perairan laut. Sumber pencemaran air, misalnya pengerukan pasir, limbah rumah tangga, industri, pertanian, pelebaran sungai, pertambangan minyak lepas pantai, serta kebocoran kapal tanker pengangkut minyak.
Limbah rumah tangga
Limbah rumah tangga seperti deterjen, sampah organik, dan anorganik memberikan andil cukup besar dalam pencemaran air sungai, terutama di daerah perkotaan. Sungai yang tercemar deterjen, sampah organik dan anorganik yang mengandung miikroorganisme dapat menimbulkan penyakit, terutama bagi masyarakat yang mengunakan sungai sebagai sumber kehidupan sehari-hari. Proses penguraian sampah dan deterjen memerlukan oksigen sehingga kadar oksigen dalam air dapat berkurang. Jika kadar oskigen suatu perairaan turun sampai kurang dari 5 mg per liter, maka kehidupan biota air seperti ikan terancam.
Limbah pertanian
Kegiatan pertanian dapat menyebabkan pencemaran air terutama karena penggunaan pupuk buatan, pestisida, dan herbisida. Pencemaran air oleh pupuk, pestisida, dan herbisida dapat meracuni organisme air, seperti plankton, ikan, hewan yang meminum air tersebut dan juga manusia yang menggunakan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Residu pestisida seperti DDT yang terakumulasi dalam tubuh ikan dan biota lainnya dapat terbawa dalam rantai makanan ke tingkat trofil yang lebih tinggi, yaitu manusia.
Selain itu, masuknya pupuk pertanian, sampah, dan kotoran ke bendungan, danau, serta laut dapat menyebabkan meningkatnya zat-zat hara di perairan. Peningkatan tersebut mengakibatkan pertumbuhan ganggang atau enceng gondok menjadi pesat (blooming).
Pertumbuhan ganggang atau enceng gondok yang cepat dan kemudian mati membutuhkan banyak oksigen untuk menguraikannya. Kondisi ini mengakibatkan kurangnya oksigen dan mendorong terjadinya kehidupan organisme anaerob. Fenomena ini disebut sebagai eutrofikasi.
Limbah pertambangan
Pencemaran minyak di laut terutama disebabkan oleh limbah pertambangan minyak lepas pantai dan kebocoran kapal tanker yang mengangkut minyak. Setiap tahun diperkirakan jumlah kebocoran dan tumpahan minyak dari kapal tanker ke laut mencapai 3.9 juta ton sampai 6.6 juta ton. Tumpahan minyak merusak kehidupan di laut, diantaranya burung dan ikan. Minyak yang menempel pada bulu burung dan insang ikan mengakibatkan kematian hewan tersebut.
Pencemaran Suara (Kebisingan)
Ancaman serius lain bagi kualitas lingkungan manusia adalah pencemaran suara. Bunyi atau suara yang dapat mengganggu dan merusak pendengaran manusia disebut kebisingan. Tingkat kebisingan terjadi bila intensitas bunyi melampui 50 desibel (db).
Oleh karena kebisingan dapat mengganggu lingkungan, kebisingan dapat dimasukkan sebagai pencemaran.
Suara dengan intensitas tinggi, seperti yang dikeluarkan oleh mesin industri, kenderaan bermotor, dan pesawat terbang secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat mengganggu manusia, bahkan menyebabkan cacat pendengaran yang permanen. Oleh karena itu, bunyi dapat dianggap sebagai bahan pencemar serius yang mengganggu kesehatan manusia.
http://dahlanforum.wordpress.com/2009/03/27/pencemaran-lingkungan
Langganan:
Postingan (Atom)